Kertas Lipat...(2)
16:20:00Kisah Fira tidak hanya sampai situ, kisah itu berkelanjutan lagi. Reza yg tadinya datang dengan tiba-tiba.. Sekarang juga menghilang tanpa sebab. Sekarang dia kembali lagi ke udara yang Fira hirup....
memang tidak pernah ada hujan yang sempurna, memang tidak ada embun yang abadi.
Terkah Fira.
Ya, sekarang dia menjadi gadis yang kuat, ingin bekerja keras, serta masih sebagai Fira yg tukang ngimpi.
Si gendut ini memang terkenal dengan khayalan-nya sekarang.
Khayalan yg entah datang darimana dan membuat dia nyaman dengan dunianya.
Ia sekarag menduduki bangku 2 SMA disuatu sekolah yang cukup terkenal dan istimewa di wilayahnya.
Hari demi hari Fira lewati dengan adanya, ngeluh sih kadang-kadang.
Kata teman-temannya dia salah satu anak yg ceria...
Sampai suatu saat senyumnya hilang dan tak ada lagi di wajahnya...
"Lo kenapa deh, Fir?" Suara sahabatnya, Lisa membuyarkan lamunan Fira.
Bagus saja lamunan Fira di buyarkan, lamunannya itu benar-benar membuat pikirannya kacau. Sesekali engga singkron dengan dunia nyata.
"Ah? Gapapa, lo kaya gatau gue aja demen banget ngelamun" sahut Fira yang bersyukur karna sahabatnya membuyarkan lamunannya.
Fira berbohong, dia sedang melamunkan suasana pantai dengan ombak-ombak kecil menggelitik kakinya. Ya, dia sedang membayangkan pantai yang selama ini ia idam-idamkan.
Pantai Sakura......
"FIRRRRR! HEH UDAH TAU YANG BARU BELOM LO?" tiba-tiba suara Ima yang kebiasaan ngagetin Fira ini datang dari arah bawah tangga tambah membuyarkan lamunan Fira yang sudah dikacaukan oleh Lisa
"Apaansih, Ma? Lo pagi-pagi aja udah bikin hebooooooh aja...ga beda jauh sama Lisa"
"Bodo bodo...Eh btw lo udah tau belom?"
"Apaan?"
"Ituloh! si Reza!!! Dia udah balik dari Australia!!!"
"Hah? Reza? Reza mana?"
"LO INI AMNESIA ATAU PURA-PURA LUPA SIH?!"
"Reza mana?"
"Reza kakak kelas kita........yang gue taksir waktu itu.."
"Oh, terus?"
Jantung Fira seperti berhenti berdegup saat itu. Dia gak bisa nafas sama sekali. Memorinya langsung kembali, waktu dia masih dekat dengan Reza... waktu dia di ajak makan malam pertama di hidupnya sama Reza....
Semua memori itu kembali dan membangun kepahitan lagi untuk Fira...
0 komentar