Secangkir wedang teh hangat 2

22:40:00

Wedang teh itu masih hangat ketika kamu selalu memberi tawa

Masih mendekap dalam doa
Masih merangkul dalam canda
Masih menepuk dalam kegusaran
Dan Menghilangkan gusar dengan cinta

Ah kamu, bukannya banyak urusan?
Masih sempat juga kamu belikan wedang teh di tikungan itu
Tempat mengadu kasih,
Berjalan bergandeng tangan dengan segala gurau terlepas

Oh... Tuhan andaikan waktu dapat kuputar
Sayangnya saya hanya peran utama, bukan sang pembuat skenario

Wedang teh itu masih hangat,
Saat roti sudah cukup kenyal untuk di kunyah

You Might Also Like

0 komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Subscribe