Lewat Layar Telepon Genggam
11:42:00Malam ini aku berpacu dengan syahdu
Melantunkan lagu-lagu
Sedangkan aku tak dapat berdamai pada rindu yang tak terungkap
Karena merindukanmu adalah impulsif
Sejak tadi malam, aku menggenggam apa yang tak ku genggam
Dan tetap mencoba memeluk apa yang tak ku peluk
Ku tengok pintu yang sama..
Namun enggan datang juga hadirmu membuka pintu itu
Lalu aku mulai berpikir semua ini sia-sia
Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu..
Terulang di hari Senin, Selasa
Kemudian sirna
Lewat layar telepon genggam,
Ku tunggu namamu menghiasi singgahsana jiwaku..
Jakarta, Oktober 2014.
0 komentar