Sebuah Antologi

09:34:00


Dan ku tandai wangi kebahagiaan dengan sorak-sorai yang bergemuruh di dalam kalbu seorang wanita
Ku pegang dan ku cium tangannya, pertanda tak akan ku nodai hatinya
Lalu ku belai rambutnya dan berkata tak akan aku hinakan dirinya.

Semuanya sirna.
Aku berdusta

Ingatlah wanita, engkaulah empunya surga yang dianugerahkan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Jangan mau kau dihinakan,
Meski dengan tangis, kadang terbuang sia-sia.



Jakarta, Januari 2016

You Might Also Like

0 komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Subscribe