Kangen

19:30:00

Dia sekarang takut.
Dulunya dia hanya phobia terhadap semut.
Namun sekarang dia merasa takut pada benda-benda terdekatnya.
Bahkan dia takut dengan pintu kamarnya, dinding kamarnya.

Dekatnya, ada sebuah pigura yang menggantung rapi. Ada satu wajah disitu, penuh dengan kebahagiaan. Bila kamu melihatnya lebih dekat, kamu akan melihat banyak wajah.
Banyak wajah dari mereka yang dulunya sangat bahagia.
Perempuan disana tidak perah merasa kalau bahagianya harus di akhiri, melainkan diperbaiki. Ia hilang akal.
Bodoh.

Kembali lagi ke depan pintu rumah, ia menyebutnya pintu rahasia.
Hanya Dia, Ibunya, dan 'Dia'lah yang bisa membukanya.
haha  seems like The Chamber of Secrets.

Perempuan ini sekarang takut melihat warna hijau, mengingatkannya pada kendaraan yang selalu di pakai 'Dia'.
Andai 'Dia' tahu kalau perempuan itu sudah menunggunya demi janji itu.
"Sabar ya, kita pasti nanti bisa pergi-pergian terus kok. Kamu sabar ya:)"
Perempuan itu ingat betul bagaimana 'Dia' meng-sms-nya.

Sekarang yang lebih tidak waras lagi, perempuan itu phobia akan twitternya.
Ia merasa sakit. Tidak peduli seberapa tidak warasnya orang menganggapnya.
Takut melihat nama itu, takut membuat 'Dia' merasa tidak nyaman.
Takut apabila orang itu membenci dia.
Takut apabila dia akan merasa kangen.

Kangen...

You Might Also Like

0 komentar

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

Subscribe